Spanduk 'Kami Rindu Gusdur' Mengelilingi Bundaran HI

Spanduk 'Kami Rindu Gusdur' Mengelilingi Bundaran HI

SHRI.com, JAKARTA - Ratusan anak muda mengelilingi Bundaran HI, Minggu pagi tadi, (31/12/2017). Mereka membentangkan spanduk memanjang yang bertuliskan “Kami Rindu Gusdur”  pada acara Car Free Day (CFD).

Mereka adalah para relawan yang terdiri dari kaum muda lintas agama dan lintas organisasi, berkumpul untuk mengajak para peserta CFD mengobrol dan kemudian membagikan mereka kaus, topi, souvenir dan marchandise yang bertuliskan kalimat dari berbagai kutipan Gusdur.

Acara tersebut merupakan rangkaian acara Haul Sewindu Gusdur, yang di prakarsai oleh para Gusdurian Mileneal.

Pada titik kumpul mereka, terlihat sebuah papan/wall instagram berdiri yang di ramai kerumuni oleh para peserta sebagai spot selfie yang bertuliskan “Kacamata Gusdur”.

Panitia Pelaksana, Dian Sandi Utama menjelaskan, bahwa kacamata Gusdur adalah sebuah persembahan untuk generasi mileneal, tawaran kepada mereka akan sebuah sudut pandang.

Agar mereka lebih memahami arti perdamaian dan toleransi, sebab generasi kita kedepan harus berjiwa kebangsaan yang didasarkan atas ideologi kebhinekaan.

"Kami memahami bahwa pada kacamata Gusdur terlihat jelas sebuah konsep prularisme, kedamaian, penyatuan masyarakat dan sistem pembangunan ekonomi yang sangat dibutuhkan bangsa ditengah situasi Negara seperti hari ini," ucap Dian Sandi.

Ia mengatakan,  hal-hal positif yang demikian itulah yang ingin kami sampaikan kepada para generasi sebagai sebuah kampanye untuk perdamaian demi menghindari potensi terjadinya desintegrasi bangsa, kami memulainya dari anak muda.

"Kegiatan ini akan terus kami lakukan sebagai bagian tanggung jawab kami para generasi muda terhadap ibu pertiwi untuk terciptanya Negara yang aman dan damai melanjutkan perjuangan dan pemikiran Gusdur sebagai tokoh visioner, pemersatu, bapak keadilan sosial dan bapak pluralisme Indonesia," katanya.

"Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua peserta yang telah hadir," tuturnya.


(shri)

Post a Comment

0 Comments