Refleksi Akhir Tahun, PBNU Serukan Jaga NKRI


JAKARTA - Pengurus Besar Nahtadul Ulama (PBNU) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, yang setia menjaga dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaiakn Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, pada acara refleksi akhir tahun 2016, Jumat (30/12/2016).

"Sebagai negeri muslim terbesar di dunia yang menganut demokrasi bangsa indonesia harus bersatu padu ditengah konstelasi dunia yang kian bergolak, dengan mengencangkan ikatan tali persaudaraan sesama umat Islam, sesama warga bangsa, dan persaudaraan kemanusiaan universal," Ungkap Said Aqil Siradj, di Jakarta pusat.

Said Aqil Siradj mengatakan, bahwa ekonomi didunia belum sepenuhnya pulih sejak tahun 2008. Perebutan pengaruh dua negara adikuasa, Amerika dan Tiongkok, akan menyeret kawasan laut China Selatan sebagai daerah bergolak.

Selain itu, Negeri-negeri mayoritas muslim di Timur Tengah berbelit spiral kekerasan dan perang saudara yang belum berhenti sejak gelombang Arab Spring meletup tahun 2010. Bangsa Indonesia, pemerintah dan rakyatnya, harus merespons pelbagai isu dunia dalam kaca mata kepentingan nasioanl.

"PBNU mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk merefleksikan terus menerus kesepakatan-kesepakatan dasar bangsa indonesia mancakup pancasila, UUD 1945, NKRI, dan BHineka Tunggal Ika. Seluruh Ikhtiar mengisi pembangunan harus dijiwai dan diorientasikan untuk memperkuat konsensus nasioanl," Tandasnya.

(ref/shri)

Post a Comment

0 Comments